Melalui usalan ini, kami akan mengajak anda berkenalan dengan dunia investasi. Mengenai objek-objek investasi beserta keunggulan dan kelemahanya. Pastinya dengan harapan anda akan memahami dan menentukan instrument investasi yang sesuai denga n keadaan anda saat ini. Sedari kecil anda dan juga saya pasti sangat akrab dengan menabung, orangtua kita selalu membimbing kita untuk menyadari petingnya menabung. Tapi, jarang dari kita yang memahami investasi, bahkan tidak sedikit orang yang masih belum dapat membedakan antara menabung dan investasi.

Investasi merupakan sebuah tindakan dalam mengembangkan dana yang kita miliki dengan tujuan tertentu dan perencanaan untuk mencapainya. Anda pasti pernah berfikir mengenai kebebasan financial, memikirkan kebutuhan masa depan anda beserta keluarga. Berapa jumlah dana yang akan anda keluarkan untuk membeli rumah dan mobil, biaya Pendidikan buah hati anda, ibadah umroh / naik haji. Dengan menabung, bukan berarti rencana masa depan anda tidak mungkin tercapai, tetapi mungkin butuh waktu yang lama jika anda hanya bekerja dengan gaji tetap setiap bulan. Ditambah harga kebutuhan hidup semakin kedepan pasti akan semakin naik.

Jika anda perduli akan kebutuhan masa depan, anda harus menyadari kebutuhan akan lebih besar, kita harus lebih berhemat dan merencanakan keuangan kita untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Karena, masa depan tidak ada yang tahu, disamping merencanakan dana untuk masa depan, anda masih harus menyiapakan cadangan dana kesehatan, belum lagi inflasi harga kebutuhan barang pokok setiap tahunnya.

Instrument Investasi

Sebelum anda memulai berinvestasi, sebaiknya anda memahami dan mempelajari dulu instrumen investasi apa yang paling cocok dengan kebutuhan anda. Beberapa instrument investasi yang telah kami rangkum untuk anda, yaitu deposito, properti, emas, dan pasar modal. Semuanya sama-sama memberi keuntungan tetapi memiliki tingkat resiko yang berbeda. Untuk mengetahui mana yang cocok untuk anda, simak ulasan berikut ini.

  1. Deposito

Tujuan investasi deposito adalah untuk Meminimalkan resiko inflasi.

Produk tabungan diperbankan memiliki bunga 2-3% pertahunya, lebih kecil dibandingkan tingkat inflasi di Indonesia, tentu untuk anda yang menginginkan pertumbuhan dana, menabung bukanlah solusi. Deposito sebagai salah satu produk perbankan menwarkan bunga yang lebih besar dari tingkat inflasi Indonesia yaitu lebih dari 6% pertahunya. Jika anda memiliki dana yang cukup besar, deposito bisa menjadi pilihan yang menarik.

Kelebihan Investasi Deposito

  • Investasi yang sangat aman karena memberikan keuntungan yang pasti.
  • Tidak butuh membutuhkan keahlian yang khusus

Kelemahan Investasi deposito

  • Imbal hasil masih terhitung kecil, walaupun sudah lebih besar dari angka inflasi.
  • Dana yang digunakan relative besar
  • Memiliki jangka waktu tertentu.
  1. Investasi Properti

Sebagian masyarakat menilai investasi properti merupakan instrumen yang sangat menguntungkan, dan tidak akan pernah rugi. Anggapan terbebut belum tentu benar sepenuhnya. Dalam dunia investasi, semua instrument investasi tentu memiliki resiko, mulai dari resiko yang sangat kecil sampai resiko yang sangat besar. Nilai asset property memang cenderung naik setiap tahunya. Dengan pengetahuan dan perencanaan yang bagus, maka akan memberikan keuntungan yang sangat besar.

Kelebihan investasi properti:

  1. Harga property yang cenderung naik setiap tahunya.
  2. investasi yang relative aman, karena resiko anda kehilangan seluruh aset sangan kecil.
  3. Dapat anda gunakan sebagai surat jaminan dan dapat diwariskan.
  4. Jika anda menyewakan properti, anda memiliki pendapatan rutin.

Kekurangan investasi properti :

  1. Membutuhkan modal yang sangat besar
  2. Biaya maintenance yang mahal
  3. Biaya pajak
  4. Aset properti kurang likuid, artinya anda tidak dapat menjual aset anda dengan cepat.

 

Lanjutkan …