3. Investasi Emas

Investasi emas adalah inveatsi yang paling banyak dipilih masyarakat Indonesia. Karena emas memiliki tingkat resiko yang rendah dan harganya relative terjangkau.

Kelebihan investasi emas:

  1. Likuid, investasi emas lebih mudah untuk dijual.
  2. Bisa digadai
  3. Harga emas mengikuti inflasi.

Kekurangan investasi emas:

  1. Resiko hilang atau kemalingan
  2. Harga emas fluktuatif

 

4. Investasi Pasar Modal

Saat ini, banyak masyarakat yang sudah berinvestasi di pasar modal. Pasar modal memiliki beberapa pilihan produk diantaranya saham, reksadana, obligasi dan produk derivative yang lain.

Saham adalah surat kepemilikan perusahaan, dengan membeli saham anda sudah tercatat sebagai pemilik perusahaan, yang memiliki hak suara dan berhak mendapat bagian keuntungan perusahaan.

Reksadana adalah instrumen investasi yang menjadi wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang selanjutnya di investasikan dalam portopolio efek oleh manajer investasi. Melalui reksadana anda tidak perlu repot mengelola portopolio investasi anda.

Obligasi adalah surat pernyataan hutang. Obligasi diterbitkan untuk menghimpun dana dari masyarakat yang akan digunakan sebagai suber pendanaan.

Kelebihan investasi Pasar Modal:

  1. Tingkat likuiditasnya tinggi, anda dapat menjual investasi anda kapan saja.
  2. Peluang pengembalian modal cukup besar.
  3. Berhak mendapat deviden
  4. Investasi yang aman karena dilindungi olej OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI)
  5. Dapat memulai dengan modal sanagt kecil

Kekurangan investasi saham:

  1. Memiliki resiko relatif tinggi
  2. Dibutuhkan pengetahuan dan kemampuan menganalisa (saham)

Investasi memang sangat menjanjikan keuntungan yang menggiurkan. Dalam investasi dikenal prinsip “high return, high risk”, artinya semakin besar keuntungan maka semakin besar pula resiko yang ditanggung. Tidak ada investasi yang tidak memiliki resiko.

Kunci dalam berinvestasi adalah mimiliki niat belajar dan segera memulai secepatnya, karna investasi bukan sesuatu yang dapat dicapai dalam waktu sekejap. Bagi anda yang masih muda, sangat baik jika anda sudah mulai investasi.

Orang investasi sama seperti jika anda ingin berenang. Ketika anda ingin belajar berenang anda mungkin akan mencari tau bagaimana cara berenang. Setelah anda dapat ilmunya anda akan datang ke kolam renang. Anda merasa takut untuk mulai masuk kedalam air, anda khawatir tenggelam dan menelan air.

Apa yang akan anda lakukan?

Apakah anda akan langsung nyebur kekolam karena sudah belajar dari buku atau tanya teman anda dan yakin bisa.

Atau anda mengurungkan niat untuk berenang karena takut tenggelam.

atau anda memilih mencoba kolam yang dangkal, kemudian pergi ke kolam yang dalam dengan memakai peralatan renang yang komplit?

Investasi memang bukan perkara mudah, hanya belajar dan membaca tidak menjadikan anda mahir dalam investasi. Intinya anda harus berani memulai investasi dengan semua resiko yang ada, seperti mencoba nyebur kolam renang dengan resiko tenggelam atau menelan air.