Dalam proses belajar Analisa teknikal, pertama yang perlu anda pelajari adalah bagaimana cara membaca candlestick. Anda dapat membuka charting tool secara gratis melalui ChartNexus atau investing.com

Gambar diatas merupakan gambaran atau ilustrasi pergerakan harga suatu saham yang digambarkan melalui candlestick. Selain candlestick sebenarnya terdapat chart lain seperti Bar chart dan line chart. Candlestick merupakan chart yang paling sering digunakan para trader untuk menganalisa, tidak lain karena candlestick menyajikan informasi yang lengkap.

Bagian candlestick :

  1. Ekor Atas (upper shadow) : Menggambarkan pada saat itu harga saham sempat naik, kemudian turun kembali
  2. Badan candle (Body) : Menggambarkan harga open dan close
  3. Ekor Bawah (lower shadow) : Menggambarkan pada saat itu harga saham sempat turun, kemudian naik kembali
  • OPEN : Harga Pembukaan
  • CLOSE : Harga penutupan
  • HIGH : Harga tertinggi
  • LOW. : Harga terendah

Bentuk dasar candlestick ada 3 macam yaitu :

  • Candle naik (warna hijau/putih)
  • Candle turun (warna merah/hitam)
  • Candle tetap (doji candle)

 

Pada gambar diatas ini terdapat contoh candlestick yang artinya:

  1. Candle Hijau artinya Open < Close dimana Open 100 kemudian Close 130 lalu pada saat itu sempat turun (Low) 80 dan sempat naik (HIGH) adalah 135
  2. Candle Merah artinya Open > Close dimana Open 100 kemudian Close 80 lalu pada saat itu sempat turun (Low) 70 dan sempat naik (HIGH) adalah 120
  3. Candle Doji artinya Harga Open 100 = Close 100 lalu sempat turun (LOW) 70 dan sempat naik (HIGH) 130